LP-RINEWS.COM - Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin Program Kemitraan Masyarakat (PPMU-PK-M) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema Gerakan Sekolah Bebas Karies: Edukasi dan Skrining Kesehatan Gigi dan Mulut Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Karies pada Anak di UPT SDI Benteng No 58 Kepulauan Selayar ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 bertempat di UPT SDI Benteng No 58 Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta yang terdiri atas siswa-siswi UPT SDI Benteng No 58, Tim pengabdian dan perwakilan dari PTGMI Kabupaten Selayar beserta guru pendamping. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini, sekaligus melakukan skrining sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit karies yang masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi dengan prevalensi tinggi pada anak-anak serta pemilihan Duta Kesehatan gigi dan mulut yang nantinya bisa bertindak sebagai tutor sebaya untuk teman-temannya.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Firman, S.KM., M.KM. selaku Ketua Tim Pengabdian. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan dihadiri oleh DPC Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Kabupaten Kepulauan Selayar, yang turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
Tim pengabdian terdiri atas dosen-dosen Program Studi Terapi Gigi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin, yaitu Nur Aedah Ahmad Rani, S.Tr.Kes., M.KG., Muh Firdaus Tullah, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM., drg. Nurul Safira Maulida, Sp.Pros., Ayu Wulandari, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM., Evi Adawiyyah, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM., dan Fatimah Azzahrah Zainuddin, S.KM., M.KKK. Kehadiran para dosen memberikan kontribusi dalam penyampaian materi edukasi, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pendampingan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.
Selain melibatkan dosen, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Terapi Gigi Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin. Mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan adalah Wesly Sirenden, Musaril, Ahmad Hidayat, dan Fajar. Mereka berperan aktif dalam membantu proses registrasi peserta, edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar, pelaksanaan skrining kesehatan gigi dan mulut, pendampingan praktik menyikat gigi, serta pendokumentasian kegiatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari pihak sekolah serta Ketua Tim Pengabdian. Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, penyebab terjadinya karies gigi, cara pencegahannya, serta pentingnya pemeriksaan gigi secara berkala. Materi disampaikan secara interaktif sehingga para siswa antusias mengikuti setiap sesi.
Sebagai bentuk penguatan materi, para siswa dan siswi juga diajarkan praktik langsung cara menyikat gigi yang baik dan benar sesuai dengan teknik yang dianjurkan. Tim pengabdian mendemonstrasikan langkah-langkah menyikat gigi secara sistematis, mulai dari cara membersihkan permukaan luar, permukaan dalam, hingga permukaan kunyah gigi, serta pentingnya menyikat lidah untuk menjaga kebersihan rongga mulut. Setelah demonstrasi, seluruh peserta mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan bimbingan langsung dari dosen dan mahasiswa, sehingga setiap siswa memperoleh koreksi dan arahan agar mampu menerapkan kebiasaan menyikat gigi yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah sesi edukasi dan praktik menyikat gigi, tim melaksanakan skrining kesehatan gigi dan mulut kepada seluruh peserta. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan gigi anak sejak dini sehingga kasus karies dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti melalui pelayanan kesehatan yang sesuai. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Melalui kegiatan ini, Universitas Hasanuddin berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak usia sekolah, mengenai pentingnya pencegahan penyakit gigi dan mulut. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat melalui gerakan sekolah bebas karies serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin Program Kemitraan Masyarakat (PPMU-PK-M) Tahun 2026 ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kolaborasi antara dosen, mahasiswa, mitra profesi, dan pihak sekolah, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang memiliki kesehatan gigi dan mulut yang lebih baik.



