Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Kepedulian Anak Rantau (PASGAS) : Pemuda Patori Bangun Jalan Kampung dengan Swadaya

PUANG IMRAN (DIRUT/PEMRED)
Minggu, 19 April 2026, 4/19/2026 WIB Last Updated 2026-04-19T07:00:54Z

LP-RINEWS.COM- Rasa jenuh menunggu pembangunan dari pemerintah akhirnya mendorong warga Dusun Patori untuk mengambil langkah nyata. Secara swadaya, masyarakat bersama para pemuda setempat melaksanakan gotong royong memperbaiki jalan penghubung Dusun Patori menuju Tanaberu yang selama ini mengalami kerusakan parah.

Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan turun langsung membawa peralatan seadanya, menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Pasriadi, salah satu pemuda Dusun Patori menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perhatian serius.

“Jalanan kami ini sudah hampir kurang lebih 20 tahun tidak pernah disentuh atau bahkan dilirik oleh pemerintah. Hari ini kami berinisiatif untuk bergotong royong mengerjakannya sendiri dengan biaya yang dibantu oleh para pemuda Dusun Patori yang ada di perantauan yang menamakan diri mereka Pasukan Gerakan Amal Sholeh (PASGAS),” ujarnya.

Menurutnya, inisiatif tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat khususnya dalam mendukung mobilitas ekonomi dan aktivitas sosial warga.

Hal senada juga disampaikan oleh Noppi, salah satu pemuda perantauan yang kebetulan sedang berada di tempat (Kampung). Ia mengaku merasa prihatin melihat kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

“Kami merasa kasihan kepada masyarakat karena jika mau ke pasar di Parangia, masyarakat harus memutar dulu ke Pamatata baru selanjutnya ke Parangia. Padahal jarak dari Dusun Patori ke Tanaberu itu sebenarnya dekat, tetapi karena kondisi jalan yang sudah terlalu parah, bahkan untuk mengendarai sepeda motor pun sudah sangat susah,” jelasnya.

Para pemuda PASGAS juga mengaku bersyukur karena niat baik mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga dengan sukarela turun langsung membantu proses perbaikan jalan secara gotong royong dan swadaya.

Sementara itu, Aminollah salah satu warga Dusun Patori, mengungkapkan rasa bangga dan haru terhadap kepedulian anak-anak mereka yang berada di perantauan.

“Kami sebagai orang tua dan masyarakat di Dusun Patori merasa sangat bangga dan terharu melihat kepedulian anak-anak kami di perantauan. Mereka tidak melupakan kampung halamannya. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemuda PASGAS yang telah membantu memperbaiki jalan ini. Semoga apa yang mereka lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Masyarakat berharap, semangat gotong royong yang mereka tunjukkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah agar ke depan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya akses jalan dapat lebih diperhatikan secara merata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Puang Imran)
Komentar

Tampilkan

  • Kepedulian Anak Rantau (PASGAS) : Pemuda Patori Bangun Jalan Kampung dengan Swadaya
  • 0

Terkini