LP-RINEWS.COM - Seorang anak kecil bernama Diska, ditemukan selamat setelah terombang-ambing di laut menggunakan pelampung gabus. Diska ditemukan bersama empat korban selamat lainnya dari KLM Nurul Salsa di perairan Sangeang, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kelima korban tersebut berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan KMN Sinar Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Diska merupakan anak dari pasangan suami istri Hasbi dan Malida. Namun, saat diselamatkan, bocah tersebut sudah terpisah dari kedua orang tuanya. Hingga saat ini, nasib dan keberadaan Hasbi serta Malida belum diketahui.
"Diska ini anak dari Hasbi dan Malida kapal. Hasbi, bapaknya asal Palemba, dan ibunya Malida memang orang Jampea. Nama mereka ada di dalam manifest," ujar salah seorang kerabat, Andi Ratna, Sabtu (18/7/2026) malam.
Untuk diketahui, Diska bersama orang tuanya bertolak menggunakan KLM Nurul Salsa dari Pelabuhan Benteng Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar pada Selasa, 14 Juli 2026.
Namun, keesokan harinya pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, kapal mengalami kerusakan mesin di tengah laut, hingga akhirnya dinyatakan tenggelam sekitar pukul 16.00 WITA.
Setelah berhasil menyelamatkan perairan Sangeang NTB, kelima korban langsung dievakuasi menuju Pulau Matalaang, Kepulauan Sabalana, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Kelompok korban selamat ini terdiri atas satu anak-anak, satu laki-laki dewasa, dan tiga perempuan dewasa. Adapun data identitas sementara yang tersebar di lapangan yakni Asseng, Dita, Sitti Amang, Andi Samad, dan Diska.
Hingga berita ini ditayangkan, kepastian identitas kelima korban selamat tersebut masih menunggu konfirmasi dan rilis resmi dari Tim SAR maupun pihak berwenang setempat.



