LP-RINEWS.COM — Kabupaten Kepulauan Selayar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 9,83 persen, menempatkannya sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Sinjai.
Data tersebut dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, M.M., di Makassar, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan data BPS Sulsel, lima daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Sinjai (11,14 persen), Kabupaten Kepulauan Selayar (9,83 persen), Kabupaten Maros (9,54 persen), Kabupaten Pangkep (9,47 persen), dan Kabupaten Soppeng (9,39 persen).
Menanggapi capaian tersebut, Wakil Bupati H. Muhtar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang telah berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian daerah.
"Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa ekonomi Selayar terus tumbuh dan bergerak ke arah yang lebih baik. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum ini agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat," ujarnya usai mengikuti acara Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Gubernur Sulsel.
Capaian ini menunjukkan kinerja ekonomi Selayar yang terus menguat di bawah kepemimpinan Bupati H. Muhammad Natsir Ali dan Wakil Bupati H. Muhtar, sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional 5,61 persen dan Sulawesi Selatan diangka 6,88 persen
Pertumbuhan tersebut didorong oleh geliat sektor-sektor unggulan daerah, seperti perikanan, pertanian, pariwisata, serta aktivitas usaha masyarakat yang terus berkembang.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berkomitmen menjaga tren positif ini melalui penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan investasi, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

