Informasi penemuan jenazah pertama kali disampaikan nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di perairan Pulau Pamulikang.
Laporan itu langsung diteruskan ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Benteng dan segera ditindaklanjuti oleh tim evakuasi.KN SAR Kamajaya 104 bersama unsur SAR lainnya bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah.
Selanjutnya korban dibawa ke darat sebelum diterbangkan ke RS Bhayangkara Makassar guna menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Hingga kini identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas jenazah sebelum seluruh tahapan identifikasi selesai.
"Pagi ini kami menerima laporan dari nelayan Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa. Tim langsung bergerak melakukan evakuasi.
Selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi di RS Bhayangkara Makassar sesuai prosedur. Kami belum bisa memastikan identitas korban sebelum hasil identifikasi keluar," ujar Arif.
Meski kembali menemukan korban, operasi SAR tetap dilanjutkan secara maksimal. Pada hari ketujuh, area pencarian diperluas menjadi 2.924 nautical mile persegi (NM²) yang dibagi ke dalam lima sektor dan enam Search and Rescue Unit (SRU) guna mengantisipasi pergerakan korban akibat arus dan angin.
Sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Arif memimpin langsung operasi dari Posko SAR Benteng, Selayar. Sejumlah alutsista dikerahkan, di antaranya RB Mataram 220, KN SAR Puntadewa, KN SAR Kamajaya 104, KN SAR Pacitan, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta didukung personel TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, pemerintah daerah, kapal nelayan, dan berbagai potensi SAR lainnya.
"Kami tetap berkomitmen melakukan pencarian terhadap seluruh korban yang masih belum ditemukan. Dukungan masyarakat, khususnya para nelayan yang aktif memberikan informasi di lapangan, sangat membantu jalannya operasi pencarian," kata Arif.
Hingga hari ketujuh operasi, dari 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, 59 orang berhasil ditemukan selamat, 1 korban telah teridentifikasi meninggal dunia, sementara satu jenazah yang ditemukan hari ini masih menjalani proses identifikasi. Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.


