LP-RI.NEWS.COM — Sejarah panjang keinginan masyarakat Maluku Utara akhirnya terwujud.’Pada Senin, 5 Oktober 2026, bertepatan dengan Peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha ‘ Komando Daerah Militer tersendiri bagi Provinsi Maluku Utara .’
Selama ini wilayah pertahanan Maluku Utara tergabung dalam Kodam XV/Pattimura yang berpusat di Ambon. Kini, setelah puluhan tahun, putra-putri daerah memiliki induk militer sendiri yang berdiri tegak di tanah kelahirannya .
MAYJEN TNI DR. NEFRA FIRDAUS, S.E., M.M. PANGDAM PERTAMA
Bersamaan dengan peresmian, dilantik pula Panglima Kodam pertama untuk jajaran baru ini ‘Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam XV/Pattimura di Ambon sebelum dipercaya memimpin Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha .’beliau juga perna bertugas di salah satu kepulauan di Indonesia yaitu sebagai Dandim 1415 /kepulauan Selayar
Presiden Prabowo menyerahkan secara langsung tongkat komando serta bendera lambang kesatuan kepada enam Pangdam baru, di mana Nefra Firdaus menjadi salah satunya untuk wilayah Maluku Utara .’
PELUANG PENERIMAAN PRAJURIT SEMAKIN BESAR ‘MASYARAKAT MINTA PRIORITAS PUTRA DAERAH
Terbentuknya Kodam sendiri membuka harapan sekaligus tuntutan yang tumbuh kuat di tengah masyarakat.’
🔹 Kuota Penerimaan Membesar , Dengan adanya komando militer tersendiri, alokasi perekrutan prajurit TNI di Maluku Utara dipastikan bertambah, Putra-putri daerah yang ingin mengabdi dan membela negara kini memiliki peluang yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya.’
🔹 Suara Masyarakat Dan Orang Tua, menyampaikan harapan agar dalam proses rekrutmen yang akan datang, putra daerah diprioritaskan.
Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sepanjang sejarah, rakyat Maluku Utara senantiasa setia menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan dan kepulauan.’
🔹 Keadilan Kesempatan ,Kesetiaan yang diwariskan turun-temurun layak dibalas dengan kesempatan yang adil,’ anak-anak Maluku Utara tidak hanya menjadi penjaga perbatasan, tetapi juga menjadi prajurit yang dibina, dikembangkan, dan mengabdi langsung dari tanah kelahirannya.’
🔹 Seleksi Lebih Dekat , Perekrutan dapat diselenggarakan di wilayah sendiri, sehingga tidak membebani biaya dan perjalanan jauh bagi calon prajurit dari pulau-pulau terluar.’
MAKNA DI BALIK NAMA “MOLOKU KIE RAHA”
Nama ini bukan sekadar nama kesatuan’ Ia adalah identitas yang mengingatkan kembali pada persaudaraan Empat kerajaan besar di tanah ini , Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo, yang bersatu.’ Kini semangat persatuan itu hidup kembali dalam jajaran TNI, menjaga dan melindungi NKARI dan tanah kelahiran sendiri.’
PENUTUP
Hari ini bukan sekadar peresmian gedung atau perubahan peta militer.’ Ini adalah pengakuan atas kesetiaan yang tak pernah diragukan.
Maluku Utara kini berdiri tegak dengan Kodam sendiri, dipimpin putra bangsa, dan menjaga masa depan putra-putrinya.’
“Setia sejak dulu, tegak hari ini, menjaga selamanya.’ Moloku Kie Raha ,satu, bersatu, mengabdi Untuk bangsa.” ‘
Masyarakat menanti langkah nyata.’ peluang yang terbuka harus diisi oleh anak-anak Putra daerah yang setia kepada Negara ,”‘Mereka yang lahir, tumbuh, dan mencintai tanah ini berhak menjadi pelindungnya .’


