LP-RINEWS.COM - Lima korban selamat dari tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang saat ini menjalani perawatan medis di RSUD KH. Hayyung Selayar dipastikan mendapat jaminan seluruh biaya pengobatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam keterangan persnya di Media Center Basarnas, Senin (20/7/2026).
Korban kelima yang selamat dievakuasi oleh kapal nelayan KLM Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba tersebut adalah Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17).
“Seluruh biaya pengobatan korban selamat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Natsir Ali.
Selain menjamin biaya perawatan medis, Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada Diska (7), anak yang dalam musikbah tersebut. Pemkab Selayar berkomitmen memberikan beasiswa pendidikan untuk menjamin masa depannya, mengingat kedua orang tua Diska hingga kini masih dinyatakan hilang dan masuk dalam daftar pencarian tim SAR.
Dalam kesempatan tersebut, Natsir Ali memberkan data kecelakaan laut di wilayahnya. Berdasarkan catatan empat tahun terakhir, telah terjadi 69 kali kecelakaan laut di perairan Kepulauan Selayar. Dari total kejadian tersebut, sebanyak 326 orang berhasil diselamatkan, 15 orang meninggal dunia, dan 38 orang lainnya hingga saat ini belum ditemukan.
Menyikapi tingginya frekuensi musibah laut yang hampir terjadi setiap tahun, Bupati berharap Pemerintah Pusat dapat menaikkan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR agar ditunjang dengan penambahan personel dan armada peralatan yang lebih memadai.
“Saya melihat kejadian serupa hampir setiap tahun berulang. Besar harapan saya Pos SAR Selayar dapat ditingkatkan menjadi Kantor SAR, sehingga ada penambahan personel dan peralatan yang mampu sesuai karakteristik perairan Kabupaten Kepulauan Selayar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Selayar terus berkoordinasi dan berkolaborasi secara intensif dengan Basarnas, Kodaeral VI Makassar, TNI-Polri, serta nelayan setempat untuk memaksimalkan pencarian korban yang masih hilang.
Ia berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga yang menanti.



