Kehadiran
keduanya menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar
dan aparat kewilayahan dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi desa
melalui penguatan koperasi. Bagi mereka, semangat membangun desa tidak boleh
kalah oleh jarak dan gelombang lautan.
Sebelum tiba
di ibu kota, perjalanan delegasi Selayar warisan geografis yang cukup berat.
Danramil 1415-02/Pasimasunggu bersama Kepala Desa Ma'minasa harus membentangkan
lautan dari Pulau Jampea menuju daratan Selayar menggunakan perahu balapan.
Mereka
terpaksa menerjang gelombang tinggi dan angin kencang demi mengejar jadwal
keberangkatan kapal/pesawat, agar bisa bergabung dengan Dandim 1415/Selayar
menuju Jakarta. Perjuangan mempertaruhkan nyawa tersebut menggambarkan besarnya
tekad pemerintah desa dan aparat teritorial di daerah kepulauan untuk
memastikan wilayahnya tidak tertinggal dalam program strategis nasional.
Seminar
Nasional KDKMP ini menghadirkan sejumlah pejabat penting tingkat pusat sebagai
narasumber. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa dan
PDT, Menteri Koperasi, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BPKP, Kepala Bappisus,
Wakil Panglima TNI, Dirut PT Agrinas, serta pakar psikologi politik Prof. Dr.
Hamdi Muluk, M.Si.
Dalam forum
tersebut, para narasumber mengupas tuntas strategi memperkuat Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Program
ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya desa yang mandiri, berdaya saing,
dan berdaulat secara ekonomi.
Letkol Czi
Yudo Harianto menegaskan bahwa kehadiran Kodim 1415/Selayar merupakan bentuk
komitmen total TNI dalam mengawal program-program strategi pemerintah di
wilayah hilir.
“Perjalanan
jauh dan tantangan geografis sama sekali tidak mengurangi semangat kami untuk
terus mendukung program pemerintah. Kami ingin memastikan masyarakat Kepulauan
Selayar ikut merasakan manfaat dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini.
Kolaborasi yang kuat antara TNI dan pemerintah desa akan melahirkan wilayah yang
semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Dandim.
Partisipasi
aktif Kodim 1415/Selayar dan Pemerintah Desa Ma'minasa dalam forum nasional ini
menunjukkan bahwa wilayah kepulauan memiliki tekad yang sama besar dengan
daerah lain untuk berinovasi.
Dari gugusan
pulau di ujung selatan Sulawesi hingga panggung nasional di Jakarta, semangat
pengabdian ini menjadi jembatan yang menghubungkan Selayar dengan cita-cita
besar bangsa: desa yang kuat dan ekonomi rakyat yang tangguh.



