Pelatihan yang berlangsung selama empat hari tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan, serta Puskesmas Polebunging. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Muhammad Asri berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para kader posyandu sehingga dapat menjalankan tugasnya secara optimal di wilayah kerja masing-masing.
"Melalui pelatihan ini, saya berharap para kader mampu meminimalkan berbagai persoalan kesehatan di masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting melalui program perbaikan gizi bagi balita," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan melalui pemenuhan kebutuhan gizi dan vitamin bagi ibu hamil. Menurutnya, langkah tersebut menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai generasi emas Desa Bonea Makmur di masa depan.
Muhammad Asri mengajak seluruh kader posyandu untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya Desa Bonea Makmur yang lebih sehat dan bebas stunting


