F Buka Porsenijar PGRI 2026, Gubernur Sulsel: Saya Tidak Bisa Apa-Apa Tanpa Jasa Guru
  • Jelajahi

    Copyright © .
    Best Viral Premium Blogger Templates



    Iklan


     

    Buka Porsenijar PGRI 2026, Gubernur Sulsel: Saya Tidak Bisa Apa-Apa Tanpa Jasa Guru

    PUANG IMRAN (DIRUT/PEMRED)
    3.7.26, 03 Juli WIB Last Updated 2026-07-03T02:18:07Z

    LP-RINEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan penghormatan mendalam kepada para guru atas peran besar mereka dalam membentuk perjalanan hidup seseorang. 

    Di hadapan puluhan ribu peserta Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026, ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan bisa mencapai posisinya saat ini tanpa jasa para guru.


    Pernyataan tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada pembukaan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026). 


    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., dan diikuti sekitar 72 ribu peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

    "Guru terbaik adalah guru yang selalu diingat ketika selesai (masa sekolah).


    Guru terbaik adalah mereka yang berhasil mengantarkan anak didiknya menuju kesuksesan. Saya tidak bisa apa-apa kalau bukan karena guru. Karena itu, saya meminta kepada teman-teman sekalian untuk betul-betul mengajar dengan sangat serius," ujar Andi Sudirman.


    Andi Sudirman juga mengapresiasi penyelenggaraan Porsenijar yang dinilainya mampu memperkuat semangat para pendidik. Menurutnya, ajang ini tidak hanya berfokus pada olahraga dan seni, tetapi juga menjadi representasi nyata dari dunia pendidikan.


    "Saya sangat mengapresiasi karena kegiatan ini mencakup kata 'jar' (pembelajaran). Memang sudah semestinya kegiatan pembelajaran porsinya paling banyak. Ini sangat luar biasa karena Porsenijar benar-benar representatif dari seorang guru," tambahnya.


    Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru, khususnya guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


    "Saya selaku Gubernur Sulawesi Selatan bersama para bupati dan wali kota akan tetap memperjuangkan dan mempertahankan kondisi guru-guru kita, terutama teman-teman PPPK," tegasnya.


    Menurut Andi Sudirman, perhatian terhadap guru juga diwujudkan melalui tambahan insentif dari pemerintah pusat. Insentif ini berhasil diperoleh berkat sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.


    "Alhamdulillah, kita telah mendapatkan tambahan insentif dari Kementerian. Itu semua berkat kerja keras tim provinsi serta kabupaten dan kota.


    Mudah-mudahan kesejahteraan guru terus mendapat perhatian," ucapnya.

    Ia pun optimistis bahwa aspirasi para guru akan terus diperjuangkan hingga ke tingkat nasional, terlebih dengan kehadiran langsung Ketua PB PGRI dalam acara tersebut. "Apalagi hari ini dihadiri langsung oleh Ibu Prof (Ketua PB PGRI). Tentu aspirasi guru Insyaallah akan diteruskan ke pusat," tuturnya.


    Upacara pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, serta Staf Khusus Menteri Agama, Bunyamin Yafid. 


    Selain itu, hadir pula para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.

    Turut menyaksikan momen tersebut Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Dandim 1420/Sidrap Letkol Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Kajari Sidrap Adhy Kusumo, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, jajaran anggota DPRD, serta pejabat di lingkungan Pemkab Sidrap.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini